PCNU PACITAN

Hubbul Wathon Minal Iman

Berita

Jalin Ukhuwah, PCNU dan Forkompimda Pacitan Matangkan Persiapan Hari Santri 2025

PACITAN – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pacitan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) menggelar rapat gabungan dalam rangka mempersiapkan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2025. Pertemuan yang menjadi wasilah (perantara) penting ini digelar di Ruang Krida Pembangunan (RKP) Pacitan pada Rabu, 25 September 2025. Rapat ini menjadi ajang konsolidasi untuk memastikan seluruh rangkaian acara HSN dapat berjalan lancar dan memberikan kemaslahatan bagi seluruh masyarakat.

Rapat dipimpin oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pacitan, Ali Basit, S.T., yang mewakili Sekretaris Daerah (Sekda). Kehadiran berbagai pihak, mulai dari kepala dinas, perwakilan Polres, Dandim 0801, camat se-Kabupaten Pacitan, Satpol PP, PMI, hingga organisasi masyarakat seperti Muhammadiyah, LDII, MUI, Baznas, dan Kemenag, menciptakan suasana guyub dan penuh keakraban. Dalam suasana yang khidmat, pengurus PCNU Pacitan memaparkan konsep acara HSN 2025 yang telah disusun, menekankan kolaborasi dan peran santri dalam mengabung peradaban. Hal selaras dengan tema HSN tahun ini, yakni “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”.

Dalam pertemuan tersebut, PCNU Pacitan kembali mendapat amanah untuk menjadi ketua panitia pelaksana HSN. PCNU menunjuk Ketua PC Lembaga Pendidikan Ma’arif, Muhammad Munaji, S.Pd., sebagai Ketua Panitia. Penunjukan ini disambut baik oleh seluruh peserta rapat, mengingat pengalaman PCNU dalam mengawal Hari Santri. “sebagai santrinya Mbah Hasyim kami ingsyaallah siap mengambil peranan ini, dan kami mohon berkenannya semua elemen bahu membahu untuk mensukseskan HSN 2025 ini, ucap KH. Sutrisno, M.HI, mewakili ormas NU.

Rapat persiapan ini berhasil menyepakati beragam agenda yang akan memeriahkan HSN 2025. Acara tersebut melibatkan seluruh lapisan masyarakat Pacitan dan direncanakan akan menjadi momentum penting untuk menonjolkan peran santri sebagai pilar kebangsaan. Kesepakatan ini menjadi muqaddimah (pembuka) yang baik untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar dan meriah, sebagaimana yang diharapkan oleh seluruh masyarakat Pacitan.

Suasana rapat yang berlangsung santai namun penuh barakah ini menjadi bukti sinergi yang harmonis antara pemerintah, ulama, dan seluruh elemen masyarakat. Menurut Al Basit, “Rapat ini menjadi wasilah untuk menyatukan visi dan misi kita semua. Sinergi antara pemerintah dan para alim ulama sangat penting untuk menyukseskan Hari Santri Nasional.” Keakraban yang terjalin selama rapat diharapkan menjadi modal sosial yang berharga dalam menyukseskan setiap agenda yang telah disusun bersama.

Dengan kesepakatan yang telah dicapai, seluruh pihak berkomitmen untuk bekerja sama dalam mewujudkan peringatan HSN 2025 yang istimewa. Kolaborasi yang terjalin antara PCNU, Forkompimda, dan ormas lainnya diharapkan dapat menjadi uswah hasanah (teladan yang baik) bagi daerah lain. Keberhasilan HSN 2025 nantinya tidak hanya akan menjadi kebanggaan Pacitan, tetapi juga akan mengukuhkan peran santri sebagai pilar penting bagi kemajuan bangsa, negara, dan peradaban.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *