Skip to content
Surabaya–Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur menggelar acara buka bersama pada Selasa, 25 Maret 2025, yang menjadi momentum penting dalam penguatan aset umat. Dalam acara tersebut, dilakukan pemberian simbolis sertifikat wakaf tanah aset Nahdlatul Ulama, menandai langkah strategis dalam mengamankan dan mengoptimalkan potensi aset-aset tersebut.
Apresiasi atas Kerja Keras dan Percepatan Sertifikasi
PCNU Pacitan, yang diwakili oleh Ketua KH. Sutrisno, menerima penghargaan khusus atas percepatan sertifikasi tanah wakaf, menempati posisi keempat se-Jawa Timur. Penghargaan ini menjadi bukti nyata kerja keras dan sinergi antara PCNU Pacitan dengan berbagai pihak terkait, termasuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Pacitan, Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama, dan seluruh jajaran pengurus Nahdlatul Ulama Kabupaten Pacitan.
“Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kerja keras dan dedikasi semua pihak yang telah berkontribusi dalam proses sertifikasi ini,” ujar KH. Sutrisno, menekankan pentingnya kolaborasi dalam pengamanan aset umat.

Signifikansi Sertifikasi Tanah Wakaf
Sertifikasi tanah wakaf memiliki signifikansi yang mendalam bagi Nahdlatul Ulama dan umat Islam secara umum. Langkah ini tidak hanya memberikan kepastian hukum atas kepemilikan aset, tetapi juga membuka peluang untuk pengembangan dan pemanfaatan aset secara optimal demi kemaslahatan umat.
“Aset-aset wakaf ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi pusat-pusat pendidikan, kesehatan, dan ekonomi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” jelas KH. Abdul Hakim Mahfudz, Ketua PWNU Jawa Timur.
Dukungan Pemerintah dan PBNU
Acara buka bersama ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, Katib Aam KH. Ahmad Said Asrori, dan Sekretaris Jenderal KH. Syaifullah Yusuf. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh pemerintah dan PBNU terhadap upaya penguatan aset umat.

KH. Yahya Cholil Staquf dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan aset wakaf secara profesional dan transparan. “Aset wakaf harus dikelola dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi mendatang,” tegasnya.
Daftar Penerima Penghargaan
Selain PCNU Pacitan, penghargaan serupa juga diberikan kepada PCNU dari sembilan kabupaten/kota lainnya di Jawa Timur, yaitu:
-
PCNU Jombang
-
PCNU Tuban
-
PCNU Lumajang
-
PCNU Pacitan
-
PCNU Nganjuk
-
PCNU Bangkalan
-
PCNU Lamongan
-
PCNU Probolinggo
-
PCNU Kediri
Penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh PCNU di Jawa Timur untuk terus berupaya mengamankan dan mengembangkan aset-aset wakaf demi kemajuan Nahdlatul Ulama dan kesejahteraan umat.