PCNU PACITAN

Hubbul Wathon Minal Iman

Berita & Event

PCNU Pacitan Gelar Tasyakuran HARLAH NU ke-102

Pacitan – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Pacitan menggelar tasyakuran Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-102 pada Selasa, 12 Februari 2025. Acara yang berlangsung di lapangan Citra Mandiri Kecamatan Arjosari ini dihadiri oleh ribuan jamaah dari berbagai penjuru Pacitan.

Hadir dalam acara tersebut, pejabat Forkompimda, Forkompinca, anggota DPRD, para masyayich pondok pesantren se-Kabupaten Pacitan, pengurus PCNU Pacitan, pengurus MWCNU, PRNU, Banom-Banom NU, mulai dari PNU-IPPNU, Fatayat, GP. Ansor, Pagar Nusa, Pergunu, Muslimat, PMII-Korpri, serta lembaga-lembaga NU seperti LP. Ma’arif, RMI, LDNU dan Lazisnu.

Mauidlah hasanah disampaikan oleh KH. Amin Budi Harjono, seorang tokoh agama dan pendiri tari sufi dari Semarang. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menjaga nilai-nilai luhur NU dan terus berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.

Acara ini juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan, seperti penampilan seni hadrah, penampilan pecak silat pagar nusa, bazar UMKM, dan pertunjukan tari sufi. Pengurus Cabang LP. Ma’arif juga mengambil bagian penting dengan menyampaikan apresiasi kepada kepala madrasah berprestasi, guru dan siswa-siswi berprestasi dari beragam cabang kejuaraan. Pengamanan acara dilakukan oleh Banser, Pagar Nusa, Kepolisian, dan TNI, sehingga acara berjalan dengan aman, semarak, dan khidmat.

Solikhah, salah satu pengunjung pengajian, menyampaikan bahwa pengajian yang disampaikan oleh KH. Amin Budi Harjono sangat mengesankan dan menguraikan ilmu agama dengan topik-topik yang menarik.

 

Dr. Mukodi, M.S.I., selaku Ketua Panitia, menyampaikan rasa syukur atas kesuksesan acara ini. “Kesuksesan acara ini berkat dukungan dari semua pihak, baik berupa bantuan materiil maupun moril. Saya mengucapkan terima kasih dan mohon maaf jika masih banyak kekurangan,” ujarnya.

Sementara itu, KH. Sutrisno, SH.I., MM., dalam sambutannya mengajak seluruh jamaah untuk terus berkhidmat di NU dengan kekompakan dan kebersamaan. “Mari kita berkhidmat di NU agar tujuan organisasi ini bisa berjalan dengan baik, sesuai dengan target-target yang ditetapkan. Tak kalah pentingnya, agar para muassis NU bisa tersenyum melihat kita,” tuturnya.

Tasyakuran Harlah NU ke-102 di Pacitan ini menjadi momentum penting bagi seluruh warga Nahdliyin untuk mempererat tali silaturahmi, meningkatkan semangat pengabdian, dan meneguhkan komitmen dalam menjaga nilai-nilai luhur NU.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *