Pacitan–Pengurus Cabang Lembaga Pendidikan Ma’arif Pacitan (LP Ma’arif) memberikan penghargaan kepada kepala madrasah, guru, dan siswa berprestasi di lingkup LP. Ma’arif. Penghargaan ini dikemas dalam acara LP. Ma’arif Award 2025 yang digelar di Stadion Citra Mandiri Arjosari, Pacitan, pada tanggal 12 Februari 2025.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Nahdlatul Ulama (NU) ke-102. Selain pemberian penghargaan, malam puncak ini dikemas dengan pengajian umum yang dihadiri oleh da’i kondang, sekaligus pendiri tari sufi, KH. Amin Budi Harjono dari Semarang.

Hadir dalam kegiatan tersebut, jajaran para masyayich pondok pesantren se-kabupaten Pacitan, pengurus PCNU Pacitan, MWCNU, forkompimda, Kapolres Pacitan, Dandim Pacitan, forkompinca, Camat Kecamatan Arjosari, DPRD, Ketua KNPI, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, tokoh masyarakat dan masyarakat umum lainnya.
Sejumlah madrasah dari jenjang Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah hingga Madrasah Aliyah menerima penghargaan, antara lain SD Nuril Islam Pacitan, MTs. Ma’arif 06 Mantren, MTs Ma’arif 16 Ngelo, MTs Ma’arif 13 Nawangan, dan MA Ma’arif Pacitan.
Ketua LP. Ma’arif Pacitan, Munaji, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para kepala madrasah, guru, dan siswa-siswi yang berprestasi. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Pacitan.

Imrotaus Solikhah, S.Pd.I., salah satu kepala madrasah yang menerima penghargaan sebagai Kepala Madrasah Inspiratif, merasa sangat rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi pemicu untuk terus mengembangkan Madrasah Ma’arif 06 Mantren agar menjadi lebih baik.
Di sisi yang sama, Ketua Pelaksana Harlah NU ke-102, Dr. Mukodi, M.S.I., mengapresiasi langkah positif yang dilakukan oleh LP. Ma’arif. Ia berharap lembaga-lembaga NU lainnya dapat mencontoh dan mengikuti jejak baik ini.
Pemberian penghargaan dilaksanakan di sela-sela acara malam puncak tasyakuran Harlah NU ke-102 yang dirangkaikan dengan pengajian umum.

